Waspada Hoaks Video Menkeu Bagi-Bagi Dana Untuk Idul Adha

Waspada Hoaks Video Menkeu Bagi-Bagi Dana Untuk Idul Adha
Beredar di media sosial TikTok sebuah video yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seolah-olah menawarkan bantuan dana kepada masyarakat untuk Idul Adha. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa Menkeu sedang mencari ratusan orang untuk diberikan bantuan dan meminta masyarakat segera menghubungi nomor tertentu untuk mendaftarkan diri. Konten ini pun cepat menyebar dan menarik perhatian publik karena mengatasnamakan pejabat negara.
Faktanya, klaim tersebut adalah hoaks. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut merupakan potongan dari acara resmi serah terima jabatan yang tidak berkaitan dengan pembagian dana. Selain itu, audio dalam video diduga telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) sehingga seolah-olah Menkeu menyampaikan pernyataan tersebut. Tidak ada pernyataan resmi maupun program pemerintah yang menawarkan bantuan seperti yang diklaim dalam video tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau lembaga resmi. Jangan mudah percaya dengan informasi yang mencurigakan, terlebih jika disertai ajakan untuk menghubungi nomor tertentu atau memberikan data pribadi. Pastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi dan terpercaya sebelum membagikannya agar tidak ikut menyebarkan hoaks yang merugikan.
![️ [AWAS HOAKS PENIPUAN] Pendaftaran Rekrutmen PAMSIMAS 2026 Melalui Tautan Tidak Resmi ️Telah beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook berupa poster yang mengklaim bahwa pendaftaran rekrutmen program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) tahun 2026 telah resmi dibuka. Postingan tersebut menawarkan banyak posisi untuk berbagai latar belakang pendidikan dan menyertakan sebuah tombol pendaftaran dengan tautan situs web tertentu.Faktanya, informasi lowongan kerja tersebut adalah hoaks dan terindikasi kuat sebagai upaya penipuan. Indikasi penipuan paling jelas terlihat pada alamat situs web yang digunakan di bagian bawah poster. Informasi rekrutmen resmi untuk program pemerintah selalu menggunakan domain resmi berakhiran .go.id atau dipublikasikan melalui situs web resmi kementerian terkait. Tautan tidak resmi semacam ini umumnya digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui korban agar memasukkan data pribadi. Seringkali, modus lowongan kerja palsu ini berujung pada permintaan transfer dan potensi pemerasan lainnya. Hindari mengklik tautan pendaftaran kerja yang beredar bebas di media sosial jika tidak berasal dari akun atau situs web resmi yang terverifikasi. Jangan pernah menyerahkan data pribadi atau informasi finansial di situs web yang kredibilitasnya diragukan.](https://carifakta.id/wp-content/uploads/2026/05/702044038_17880713385580249_309234164460262164_n.jpg)


