Disinformasi

Beredar sebuah video viral di media sosial TikTok yang mengklaim adanya “rekaman telepon rahasia” Presiden Prabowo Subianto yang bocor ke publik. Dalam video tersebut, terdengar potongan audio yang disebut sebagai percakapan pribadi dan bersifat rahasia.
Faktanya, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut tidak benar (hoaks). Audio yang beredar bukanlah rekaman telepon yang bocor, melainkan potongan dari wawancara lama Prabowo yang pernah ditayangkan di program televisi. Konten tersebut kemudian dipotong dan dikemas ulang dengan narasi menyesatkan seolah-olah merupakan percakapan rahasia. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah mengklarifikasi bahwa klaim serupa termasuk kategori hoaks.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada konten viral yang belum terverifikasi kebenarannya. Selalu cek sumber resmi dan lakukan cross-check sebelum membagikan informasi. Jangan sampai ikut menyebarkan hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
