Disinformasi

Beredar di media sosial sebuah video yang menampilkan kerusakan fasilitas dapur dengan narasi bahwa warga Mojokerto merusak dapur MBG karena anak-anak mengalami keracunan makanan. Unggahan tersebut disertai keterangan provokatif sehingga memicu kekhawatiran dan kemarahan publik.
Faktanya informasi tersebut tidak benar (hoaks). Berdasarkan hasil penelusuran dan klarifikasi dari sumber kredibel, video yang beredar bukan merupakan kejadian di Mojokerto dan tidak ada kaitannya dengan dapur program MBG. Tidak ditemukan laporan resmi dari pemerintah daerah Mojokerto, instansi terkait, maupun media arus utama mengenai adanya perusakan dapur MBG oleh warga. Video yang beredar merupakan konten lama/kejadian berbeda yang kemudian dinarasikan ulang (misleading context) seolah-olah terjadi di Mojokerto dan berkaitan dengan program MBG. Tidak ada bukti valid yang menunjukkan adanya kasus keracunan massal anak akibat program MBG seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.
Narasi yang disematkan dalam video bersifat provokatif dan tidak didukung data maupun fakta lapangan. Dengan demikian, konten tersebut termasuk kategori hoaks dengan konteks yang salah (misleading content).
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai video viral tanpa konteks yang jelas. Memeriksa kebenaran informasi melalui media terpercaya atau kanal resmi pemerintah. Tidak menyebarkan ulang konten yang berpotensi menyesatkan dan memicu keresahan.
