️Hoaks️: Purbaya Persilakan Investor Asing Angkat Kaki dari Indonesia

️Purbaya Persilakan Investor Asing Angkat Kaki dari Indonesia adalah Hoaks️
Baru-baru ini beredar luas sebuah narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Kepala Badan Kebijakan Fiskal sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa, mempersilakan investor asing untuk “angkat kaki” meninggalkan Indonesia. Isu ini sempat menimbulkan kekhawatiran publik terkait iklim investasi nasional kita.
Faktanya klaim tersebut adalah hoaks dan menyesatkan. Berdasarkan penelusuran dan klarifikasi resmi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pemerintah tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengusir investor asing. Narasi keliru tersebut diduga kuat muncul akibat adanya pemotongan konteks dari sebuah pembahasan terkait kebijakan investasi. Akibat informasi yang terpotong ini, muncul kesan seolah pemerintah menolak investor asing.Hingga saat ini, pemerintah tetap menegaskan komitmen penuhnya untuk terus menjaga stabilitas ekonomi dan iklim investasi nasional yang kondusif.
Mari kita lebih cerdas dan bijak dalam mencerna informasi yang beredar di media sosial. Jangan mudah terpancing oleh judul provokatif atau potongan video/pernyataan yang tidak utuh.


![️ [AWAS HOAKS PENIPUAN] Pendaftaran Rekrutmen PAMSIMAS 2026 Melalui Tautan Tidak Resmi ️Telah beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook berupa poster yang mengklaim bahwa pendaftaran rekrutmen program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) tahun 2026 telah resmi dibuka. Postingan tersebut menawarkan banyak posisi untuk berbagai latar belakang pendidikan dan menyertakan sebuah tombol pendaftaran dengan tautan situs web tertentu.Faktanya, informasi lowongan kerja tersebut adalah hoaks dan terindikasi kuat sebagai upaya penipuan. Indikasi penipuan paling jelas terlihat pada alamat situs web yang digunakan di bagian bawah poster. Informasi rekrutmen resmi untuk program pemerintah selalu menggunakan domain resmi berakhiran .go.id atau dipublikasikan melalui situs web resmi kementerian terkait. Tautan tidak resmi semacam ini umumnya digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui korban agar memasukkan data pribadi. Seringkali, modus lowongan kerja palsu ini berujung pada permintaan transfer dan potensi pemerasan lainnya. Hindari mengklik tautan pendaftaran kerja yang beredar bebas di media sosial jika tidak berasal dari akun atau situs web resmi yang terverifikasi. Jangan pernah menyerahkan data pribadi atau informasi finansial di situs web yang kredibilitasnya diragukan.](https://carifakta.id/wp-content/uploads/2026/05/702044038_17880713385580249_309234164460262164_n.jpg)





