Minggu, 02 Agustus 2026

Tautan Pendaftaran BLT UMKM Sebesar Rp5 Juta di Facebook Tidak Benar

️Tautan Pendaftaran BLT UMKM Sebesar Rp5 Juta di Facebook Tidak Benar️Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim adanya program Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM tahun 2026 sebesar Rp5.000.000 untuk seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran dengan ajakan “daftar sekarang” yang diklaim sebagai program resmi dari pemerintah.Faktanya, berdasarkan klarifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), informasi tersebut tidak benar (hoaks). Tautan yang beredar bukan berasal dari situs resmi pemerintah dan tidak terverifikasi sebagai program resmi. Kementerian UMKM telah menegaskan bahwa klaim bantuan tersebut merupakan modus penipuan yang sering berulang. Informasi resmi terkait bantuan pemerintah hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga terkait. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi bantuan yang beredar di media sosial tanpa sumber resmi. Tidak mengklik atau mengisi data pribadi pada tautan mencurigakan. Selalu mengecek informasi melalui situs resmi pemerintah (domain .go.id) atau kanal resmi kementerian.

Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim adanya program Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM tahun 2026 sebesar Rp5.000.000 untuk seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran dengan ajakan “daftar sekarang” yang diklaim sebagai program resmi dari pemerintah.

Faktanya, berdasarkan klarifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), informasi tersebut tidak benar (hoaks). Tautan yang beredar bukan berasal dari situs resmi pemerintah dan tidak terverifikasi sebagai program resmi. Kementerian UMKM telah menegaskan bahwa klaim bantuan tersebut merupakan modus penipuan yang sering berulang. Informasi resmi terkait bantuan pemerintah hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga terkait. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi bantuan yang beredar di media sosial tanpa sumber resmi. Tidak mengklik atau mengisi data pribadi pada tautan mencurigakan. Selalu mengecek informasi melalui situs resmi pemerintah (domain .go.id) atau kanal resmi kementerian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *