Disinformasi

Beredar di media sosial sebuah poster dan unggahan yang mengklaim adanya program bantuan dana langsung untuk kelompok tani Indonesia. Dalam narasi tersebut disebutkan bahwa kelompok tani bisa mendapatkan bantuan uang dengan syarat tertentu dan diminta untuk mendaftar melalui jalur yang disediakan di unggahan. Informasi ini banyak menarik perhatian masyarakat, khususnya petani, karena menjanjikan bantuan dana secara langsung.
Faktanya, informasi yg beredar adalah HOAKS. Banyak modus serupa beredar dengan mengatasnamakan program bantuan pertanian, padahal tidak berasal dari lembaga resmi. Umumnya, unggahan seperti ini digunakan untuk mengumpulkan data pribadi atau menipu korban dengan iming-iming bantuan. Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran bantuan pertanian tidak dilakukan melalui link atau poster sembarangan di media sosial, melainkan melalui mekanisme resmi seperti proposal dan instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk jangan mudah percaya dengan tawaran bantuan yang beredar di media sosial tanpa sumber resmi. Jangan pernah memberikan data pribadi (KTP, nomor HP, rekening) ke pihak yang tidak jelas. Pastikan informasi bantuan hanya berasal dari instansi resmi seperti dinas pertanian atau kementerian terkait. Jika menemukan informasi mencurigakan, segera laporkan atau cek di situs cek fakta terpercaya.
