Disinformasi

Beredar di media sosial unggahan yang menyebutkan bahwa sejak program MBG diliburkan, tercatat sebanyak 500 juta anak mengalami kekurangan gizi. Narasi ini disertai gambar dan cerita yang menggiring opini publik seolah-olah kondisi gizi anak di Indonesia memburuk secara drastis akibat penghentian program tersebut.
Faktanya klaim tersebut tidak benar (hoaks). Berdasarkan data resmi, jumlah total penduduk Indonesia saja sekitar 287 juta jiwa. Sementara jumlah anak usia 0–19 tahun berkisar 88 juta jiwa. Artinya, angka 500 juta anak kekurangan gizi jelas tidak masuk akal dan melebihi total populasi. Informasi yang beredar merupakan karangan atau manipulasi data yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak masuk akal secara logika dan data. Selalu memeriksa sumber informasi dari lembaga resmi atau media kredibel. Tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Lebih kritis dalam menyaring konten di media sosial.
