Hoaks

Beredar unggahan di media sosial yang menyebut masyarakat desil 9 dan 10 dipastikan tidak boleh membeli BBM bersubsidi, disertai daftar batas pengeluaran untuk setiap desil.
Faktanya, pemerintah memang sedang mengkaji pembatasan penyaluran BBM subsidi, khususnya Pertalite, bagi masyarakat yang dinilai mampu. Namun, kebijakan tersebut belum berlaku dan masyarakat desil 9 dan 10 belum otomatis dilarang membeli Pertalite. Penerapannya masih dikaji secara bertahap, termasuk mekanisme dan dampaknya. Selain itu, daftar nominal pengeluaran seperti “desil 9 Rp3,5–5 juta” dan “desil 10 di atas Rp5 juta” bukan patokan resmi. Desil ditentukan berdasarkan pemeringkatan kondisi sosial ekonomi rumah tangga dengan berbagai indikator, bukan hanya berdasarkan jumlah pengeluaran atau gaji.
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi terkait pembatasan BBM subsidi. Pastikan informasi berasal dari kanal resmi pemerintah atau sumber pemeriksa fakta yang kredibel.
