Hoaks

Beredar unggahan di media sosial yang menampilkan visual erupsi Gunung Semeru disertai narasi bahwa Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami 25 kali letusan hingga Selasa (8/9/2026) dan masih berstatus Level III (Siaga). Unggahan tersebut seolah-olah menunjukkan kondisi erupsi Gunung Semeru secara nyata pada saat informasi tersebut beredar.
Faktanya, visual yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan konten yang terindikasi dibuat atau dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Hal tersebut dapat terlihat dari sejumlah kejanggalan pada visual, sehingga gambar/video tersebut tidak dapat dianggap sebagai dokumentasi autentik erupsi Gunung Semeru. Meskipun aktivitas erupsi Gunung Semeru memang terjadi, penggunaan visual yang dibuat atau dimanipulasi AI untuk menggambarkan peristiwa nyata dapat menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan foto maupun video bencana yang beredar di media sosial. Periksa keaslian visual dan cocokkan informasi dengan sumber resmi sebelum membagikannya, karena teknologi AI dapat menghasilkan gambar atau video yang tampak meyakinkan tetapi tidak menggambarkan kejadian sebenarnya.
