Senin, 19 Oktober 2026

HOAKS: 12 Santri di Sidoarjo Meninggal Dunia Akibat Keracunan MBG

️HOAKS: 12 Santri di Sidoarjo Meninggal Dunia Akibat Keracunan MBG️¶¶Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa 12 santri di Sidoarjo meninggal dunia akibat keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.¶¶Faktanya, memang terjadi dugaan keracunan massal yang dialami ratusan santri di Sidoarjo setelah mengonsumsi makanan program MBG. Namun, tidak ada korban yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, telah menegaskan bahwa kabar mengenai adanya santri yang meninggal adalah tidak benar. Para korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan. ¶¶Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi mengenai korban jiwa sebelum memastikan kebenarannya melalui sumber resmi atau media terpercaya. Hindari ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan dan memperkeruh situasi.

Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa 12 santri di Sidoarjo meninggal dunia akibat keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Faktanya, memang terjadi dugaan keracunan massal yang dialami ratusan santri di Sidoarjo setelah mengonsumsi makanan program MBG. Namun, tidak ada korban yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, telah menegaskan bahwa kabar mengenai adanya santri yang meninggal adalah tidak benar. Para korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi mengenai korban jiwa sebelum memastikan kebenarannya melalui sumber resmi atau media terpercaya. Hindari ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan dan memperkeruh situasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *