Senin, 19 Oktober 2026

HOAKS: Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla

️HOAKS: Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla️¶¶Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam untuk memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa Haji Isam diperintahkan Presiden untuk turun gunung mengatasi kebakaran hutan. ¶¶Informasi tersebut adalah hoaks. Faktanya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada penunjukan khusus terhadap Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla. Pemerintah memang meminta berbagai pihak untuk turut membantu penanganan karhutla, tetapi kewenangan sebagai koordinator bukan diberikan kepada Haji Isam. Haji Isam memang terlibat dalam membantu penanganan karhutla di Kalimantan Selatan, antara lain dengan menawarkan bantuan alat berat, water bombing, 100 unit pompa air, serta dana operasional sebesar Rp7,6 miliar. Namun, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin juga menegaskan bahwa Haji Isam bukan Ketua Tim Percepatan Penanganan Karhutla. ¶¶Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terutama informasi yang menyangkut kebijakan atau penunjukan pejabat oleh pemerintah. Pastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi pemerintah atau media terpercaya sebelum membagikannya kepada orang lain. Jangan sampai informasi yang tidak benar menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam untuk memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa Haji Isam diperintahkan Presiden untuk turun gunung mengatasi kebakaran hutan.

Informasi tersebut adalah hoaks. Faktanya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada penunjukan khusus terhadap Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla. Pemerintah memang meminta berbagai pihak untuk turut membantu penanganan karhutla, tetapi kewenangan sebagai koordinator bukan diberikan kepada Haji Isam. Haji Isam memang terlibat dalam membantu penanganan karhutla di Kalimantan Selatan, antara lain dengan menawarkan bantuan alat berat, water bombing, 100 unit pompa air, serta dana operasional sebesar Rp7,6 miliar. Namun, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin juga menegaskan bahwa Haji Isam bukan Ketua Tim Percepatan Penanganan Karhutla.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terutama informasi yang menyangkut kebijakan atau penunjukan pejabat oleh pemerintah. Pastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi pemerintah atau media terpercaya sebelum membagikannya kepada orang lain. Jangan sampai informasi yang tidak benar menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *